Tampilkan postingan dengan label #UntukMuridku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #UntukMuridku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2016

KISI - KISI UTS IPA KELAS VIII TAHUN PELAJARAN 2016/2017



KISI – KISI ULANGAN TENGAH SEMESTER (UTS)
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Mata Pelajaran    : IPA
Kelas/Semester     : VIII / I

Kompetensi Inti    :
3. Memahami dan menerapkan  pengetahuan (factual, konseptual dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahu  tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya terkait fenomena  dan  kejadian tampak mata

KOMPETENSI DASAR
MATERI
INDIKATOR
PENCAPAIAN
SOAL
3.1. Memahami gerak lurus dan pengaruh gaya terhadap gerak berdasarkan  hukum Newton, serta penerapannya pada gerak mahluk hidup dan gerak benda dalam kehidupan sehari-hari
Kemotaksis






Fototropisme
Mengidentifikasi sumber rangsang pada gerak tumbuhan




Menunjukkan jenis gerak pada tumbuhan
Disajikan pernyataan  fenomena gerak  tumbuhan, siswa dapat mengidentifikasi sumber rangsang pada gerak tersebut

Disajikan gambar feneomena gerak pada tumbuhan, siswa dapat menunjukkan jenis gerak pad a tumbuhan berdasarkkan datangnya arah rangsang

Gerak Hewan di darat, udara dan air
Menganalisis kesesuaian sturuktur tubuh hewan dengan kecepatan  geraknya
Disajikan data tentang struktur tubuh hewan  air, siswa dapat menganalisis kesesuaian struktur tubuh dengan kecepatan geraknya

Gerak lurus
Menentukan jenis gerak
Disajikan gambar grafik hubungan antara jarak dan waktu v – t, siswa dapat menentukan jenis geraknya

GLBB
Menentukan jenis gerak
Disajikan gambar gerak benda , siswa dapat  menentukan jenis gerak  (GLBB)

Hukum Newton  I






Hukum II Newton







Hukum III Newton
Menerapkan  hukum Newton I dalam kehidupan sehari-hari




Menentukan hubungan antara besaran satu  dengan  yang lain




Menganalisis fakta gerak pada hewan  berdasarkan hukum III Newton
Disajikan gambar percobaan kelembaman , siswa dapat memprediksi peristiwa yang berkaitan  dengan percobaan tersebut


Disajikan data hasil percobaan hukum Newton II, siswa dapat menentukan hubungan antara besaran  satu dengan lainnya

Disajikan fakta gerakan hewan di suatu lingkunganan , siswa dapat menganalisis peristiwa tersebut berdasarkan Hukum Newton 
3.4.  Mendiskripsikan struktur Rangka dan Otot manusia serta fungsinya pada berbagai kondisi
Fungsi Rangka
Menjelaskan fungsi Rangka manusia
Disajikan beberapa pernyataan ,  siswa dapat menjelaskan fungsi rangka bagi tubuh manusia

Struktur Tulang
Menjelaskan fungsi satu bagian pada struktur tulang
Disajikan gambar struktur tulang manusia, siswa dapat menjelaskan fungsi satu bagian yang ditunjuk

Jenis-jenis Tulang
Mengidentifikasi jenis Tulang
Disajikan ciri-ciri tulang, siswa dapat mengidentifikasi jenis tulang penyusun sistem gerak manusia

Macam Tulang yang berperan saat tubuh melakukan gerakan untuk suatu aktifitas


Mengklasifikasikan Tulang penyusun sistem gerak manusia
Siswa dapat mengklasifikasikan Tulang Penyusun sistem gerak manusia

Tipe Persendian pada manusia
Mengidentifikasi jenis sendi
Disajikan suatu peristiwa , siswa dapat mengidentifikasi jenis sendi yang berperan dalam gerakan tersebut

Macam Otot Rangka yang berperan saat tubuh melakukan gerakan untuk suatu aktifitas
Memprediksi kerja otot
Disajikan gambar otot, siswa dapat  memprediksi peristiwa yang terjadi ketika otot berkontraksi atau  relaksasi

Jenis-jenis otot manusia
Membedakan ciri-ciri otot Polos, Otot Rangka dan Otot Jantung
Disajikan Tabel, siswa dapat membedakan ciri-ciri otot polos, otot Rangka dan otot jantung
3.5. Mediskripsikan kegunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari dan hubungannya dengan kerja otot pada struktur rangka manusia
Prinsip dan Jenis Pesawat Sederhana (tuas, bidang miring,katrol
Menentukan keuntungan mekanik sebuah pesawat sederhana
Disajikan gambar pesawat sederhana , siswa dapat menentukan keuntungan mekanik pesawat sederhana tersebut

Prinsip dan Jenis Pesawat Sederhana (tuas, bidang miring,katrol
Menentukan jenis pesawat sederhana
Disajikan gambar pesawat sederhana, siswa dapat menentukan jenis pesawat sederhana tersebut

Prinsip dan Jenis Pesawat Sederhana (tuas, bidang miring,katrol
Mengklasifikasikan pesawat sederhana berdasarkan prinsip kerjanya
Disajikan gambar beberapa pesawat sederhana, siswa dapat mengklasifikasikan pesawat sederhana berdasarkan prinsip kerjanya

Penyelidikan untuk mengetahui keuntungan mekanik pesawat sederhana
Menentukan keuntungan  mekanik  pada pesawat sederhana
Disajikan gambar pengungkit/tuas , siswa dapat memberikan ide bagaimanana cara mendapatkan keuntungan mekanis yang paling besar

Penggunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari
Menerapkan  penggunaan  pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari
Disajikan gambar penggunaan pesawat sederhana dalam kehidupan sehari-hari, siswa dapat menghitung besarnya gaya yang diperlukan  pada peristiwa tersebut

Sabtu, 28 Mei 2016

BUNYI



BUNYI

Assalamu’alaikum... Murid-murid, berjumpa lagi dengan cikgu kali ini dalam episode baru, yaitu episode bunyi. Sebenarnya apakah bunyi itu? Episode lalu kita telah membahas getaran dan gelombang. Ketika senar gitar digetarkan, maka akan terdengar bunyi. Maka bunyi termasuk ke dalam getaran. Bunyi juga tergolong ke dalam gelombang mekanik, yaitu gelombang yang memerlukan medium atau perantara dalam perambatannya.
Jika bunyi memerlukan perantara dalam perambatannya, maka apakah adah syarat agar bunyi dapat terdengar oleh telinga? Ya, tentu saja ada syaratnya. Penasaran apa saja? Yuk perhatikan cikgu! Ada yang pernah mencoba memetik senar gitar? Ketika senar gitar digetarkan, apakah ada bunyi yang terdengar? Berarti, syarat pertama ialah benda yang bergetar dapat menghasilkan bunyi, atau benda tersebut disebut juga sumber bunyi.
Sampai di sini apakah sudah paham murid-murid? Kita lanjut ya, kemudian apa lagi syaratnya? Ketika temanmu sedang memainkan gitar di dalam kelas, kemudian kamu berada di depan gerbang kelas, apakah bunyi gitar dapat terdengar di telingamu? Bandingkan jika kamu berada di sebelah temanmu yang sedang memainkan gitar, tentu bunyi gitar akan jelas terdengar, bukan? Maka syarat yang kedua ialah adanya orang yang mendengar bunyi atau  penerima yang berada di dekat sumber bunyi.
Kemudian syarat ketiga agar bunyi dapat terdengar di telinga ialah adanya perantara yang mampu merambatkan bunyi. Maksud perantara untuk merambatkan bunyi itu apa? Maksudnya, jika tidak ada perantara untuk merambatkan bunyi, maka bunyi tidak akan terdengar di telinga. Contoh perantara atau medium rambat bunyi ialah udara. Jika kamu berada tempat hampa udara, maka tidak akan ada bunyi yang dapat terdengar sampai telingamu.
Apakah syarat bunyi dapat terdengar di telinga hanya tiga hal yang ada di atas? Tentu masih ada lagi. Apakah setiap bunyi dapat terdengar oleh telingamu? Lalu bagaimana jika ada bunyi yang sangat kecil, apakah masih bisa terdengar di telingamu? Tentu tidak semua bunyi dapat didengar oleh telinga manusia. Bunyi yang dapat terdengar di telinga manusia disebut Audiosonik. Bunyi audiosonik berkisar antara 20 Hz – 20.000 Hz, maka jika bunyi yang kurang dari kisaran tersebut atau lebih dari kisaran tersebut tidak dapat terdengar oleh teling manusia. Apabila bunyi yang dihasilkan kurang dari 20 Hz  disebut Infrasonik. Sedangkan bunyi yang lebih dari 20.000 Hz disebut Ultrasonik.
Sampai di sini, apakah sudah semakin paham dengan yang disebut bunyi? Semoga semakin paham ya. Sekarang cikgu ingin bertanya, adakah murid-murid yang pernah pergi ke pegunungan di sekitar tebing? Pernahkah berteriak di tempat tersebut? Bagaimanakah bunyi yang terdengar? Lalu pernahkah kamu berada di dalam ruang kosong sambil berteriak? Bagaimana bunyi teriakanmu yang terdengar? Ketika kamu berada di pegunungan sekitar tebing kemudian berteriak, maka suara tiruanmu akan terdengar kembali setelah suara aslimu hilang. Suara atau bunyi yang terdengar setelah bunyi aslinya disebut gema. Gema dapat terjadi karena bidang pantul yang dapat memantulkan bunyi berada cukup jauh dari sumber bunyi.
Jika kamu berteriak di dalam ruang kosong, maka akan ada suara tiruanmu yang terdengar sebelum suara aslimu berhenti. Peristiwa ini disebut gaung, yaitu bunyi yang terdengar sebelum bunyi asli hilang. Maka, gaung terdengar kurang jelas terdengar karena saling bersahutan dengan bunyi aslinya. Gaung terjadi karena bidang pantul yang memantulkan bunyi berada di dekat sumber bunyi. Maka bunyi gaung dapat dikatakan pula lebih cepat terjadi dibandingkan bunyi gema.
Murid-murid, sekarang kita telah mengetahui bahwa bunyi dapat dipantulkan. Peristiwa pemantulan bunyi ini oleh para ilmuwan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan manusia. Apa sajakah manfaatnya? Yuk kita simak! 1) Pemantulan bunyi dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi benda-benda di dalam laut; 2) melihat detak jantung dengan adanya alat electrodiagram; 3) membantu proses USG (ultrasonografi).
Apakah manfaat dari pemantulan bunyi hanya ada tiga? Tentu tidak, masih banyak lagi manfaat yang lainnya, salah satunya ialah pemantulan bunyi dapat dimanfaatkan untuk mengukur kedalaman air laut. Hal ini dapat terjadi ketika sebuah kapal yang dilengkapi alat khusus sehingga memancarkan ultrasonik dari dalam kapal ke dasar laut. Maka dasar laut akan memantulkan gelombang ultrasonik tersebut yang akhirnya diterima kembali oleh alat penerima dalam kapal. Akibat adanya pemanfaatan bunyi pantul ini, maka kedalman laut dapat diukur dengan rumus:


 Murid-murid, sekarang kita coba kerjakan contoh soal tentang kedalaman laut yuk! Perhatikan soal dibawah ini ya, jangan lupa siapkan alat tulismu untuk menulis soalnya dan menjawabnya.
Kedalaman laut diukur oleh sebuah kapal dengan alat khusus. Bunyi ditembakkan ke dasar perairan, lalu 4 detik kemudian bunyi pantul tiba kembali di kapal. Apabila cepat rambat bunyi di dalam kapal adalah 2000 m/s, tentukanlah kedalaman laut!
Diketahui     : t = 4 s
v = 2000 m/s
Ditanyakan : l = ?
Jawab          :

                Murid-murid, sekarang sudah lebih paham khan tentang materi bunyi? Semoga penjelasan dari cikgu bermanfaat ya. Ikuti terus blog ini, sampai jumpa di episode selanjutnya, InsyaAllah...

#UntukMuridku